Sabtu, 06 Oktober 2012

Karena Allah Aku Mampu


Entahlah harus darimana ku memulai tulisan ini. Aku hanya ingin berbagi pengalaman kepada teman-teman semua tentang apa yang ku alami hari ini.
Semuanya berawal dari do’a…
Hari ini,tepatnya siang tadi adalah hari dimana aku dan 2 kawan ku mengikuti perlombaan cerdas cermat pilgub yang di laksanakan di Bapelkes Cikarang Utara-Bekasi. Informasi lomba ini kami dengar sangat mendadak sekali tepatnya sehari sebelum perlombaan ini berlangsung. Awalnya aku ragu untuk mengikuti lomba ini. Entahlah hal apa yang harus ku takuti hingga tak berani lagi mengikuti sebuah perlombaan. Seperti munafik rasanya hanya karena takut gagal seperti perlombaan yang sebelumnya pernah aku ikuti. Akhirnya dengan segala keyakinan aku niatkan hati untuk bersedia mengikuti perlombaan ini, walaupun sebelumnya aku telah meminta guruku untuk tidak mencantumkan namaku sebagai peserta. Jujur selain itu aku memiliki alasan mengapa aku ingin mencoba beranikan diri mengikuti perlombaan ini.
Kalau mengingat perlombaan ini sedih rasanya, entah sedih karena bahagia atau karena tak dapat percaya semuanya terjadi. Awal niat ku mengikuti perlombaan ini, selain ingin buktikan kepada orangtua,aku pun memliki niat yang baik yang tak dapat kuceriitakan disini.  Katakanlah perlombaan ini hanya tingkat kabupaten , tapi aku berharap jika aku menang dan dapat memperoleh hadiah tersebut maka niat ku akan terlaksana. Sebelum informasi perlombaan ini ku dengar, niat baik ini sebenarnya ingin sekali aku laksanakan, namun apa daya tangan tak sampai, aku hanyalah seorang pelajar yang tak dapat berbuat apa-apa dan karena sebuah do’a, Allah memudahkan jalanku ukuntuk dapat melaksanakan niat ini.
Inilah jalan yang allah tunjukkan..
Allah telah memudahkan jalanku dari do’a-do’a yang telah ku panjatkan, sekarang tinggal bagaimana aku melewatinya. jika dari do’a aku di tunjukkan jalannya, maka dengan ikhtiar aku harus melewatinya. ya belajarlah ikhtiarku. Sepulang sekolah setelah sholat ashar, aku membaca apa yang harus ku pelajari. Ya walaupun aku tahu semuanya begitu mendadak dan tak mungkin semuanya dapat ku pelajari. Dari persiapan yang begitu mendadak , namun aku tetap harus optimis demi niat ini.
Usaha demi usaha kami lakukan.  Aku dan ke-2 temanku tiba di sekolah, karena ku kira kami akan berangkat di antar oleh pihak sekolah, namun karena kondisi yang saat itu tak mendukung dikarenakan semua sedang sibuk, alhasil kami harus pergi tanpa pendamping, belum lagi alamat yang kami tuju tidak kami ketahui sama sekali, sehingga kami harus mencari-cari alamat. Namun karen allah, akhirya kami tiba di tempat walaupun agak sedikit telat :’)
Dan inilah jawaban atas semua do’a dan usaha. Kami berhasil hingga di grand final, walaupun hanya dapat juara 3. Tapi jujur, kami begitu envy dengan sekolah lain yang didampingi oleh guru mereka. Tapi tak apalah, dengan sedikit rasa sedih setidaknya kami dapa memberikan sedikit “oleh-oleh” dari apa yang telah kami laksanakan .. 
Arnila, me, and Anisyah :)

Tanpa ridho allah, mungkin allah takkan menizinkan aku dan teman-temanku berhasil membawa piala serta hadiah yang nantinya dapat membantuku melaksanakan niat baik ini :’) terimaksih ya allah, dan terimakasih pula atas jalan yang kau berikan melalui perantara guruku :’)
pesan ku untuk kalian, memintalah kepada allah niscaya allah akan memberi serta setting lah niat baik kalian dari sekarang yang selalu diimbangi dengan do’a dan ikhtiar, percayalah allah maha mendengar, maha penyayang dan maha pengasih :’)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar