Entahlah harus darimana ku
memulai tulisan ini. Aku hanya ingin berbagi pengalaman kepada teman-teman
semua tentang apa yang ku alami hari ini.
Semuanya berawal dari do’a…
Hari ini,tepatnya siang tadi
adalah hari dimana aku dan 2 kawan ku mengikuti perlombaan cerdas cermat pilgub
yang di laksanakan di Bapelkes Cikarang Utara-Bekasi. Informasi lomba ini kami
dengar sangat mendadak sekali tepatnya sehari sebelum perlombaan ini
berlangsung. Awalnya aku ragu untuk mengikuti lomba ini. Entahlah hal apa yang
harus ku takuti hingga tak berani lagi mengikuti sebuah perlombaan. Seperti
munafik rasanya hanya karena takut gagal seperti perlombaan yang sebelumnya
pernah aku ikuti. Akhirnya dengan segala keyakinan aku niatkan hati untuk
bersedia mengikuti perlombaan ini, walaupun sebelumnya aku telah meminta guruku
untuk tidak mencantumkan namaku sebagai peserta. Jujur selain itu aku memiliki
alasan mengapa aku ingin mencoba beranikan diri mengikuti perlombaan ini.
Kalau mengingat perlombaan ini
sedih rasanya, entah sedih karena bahagia atau karena tak dapat percaya
semuanya terjadi. Awal niat ku mengikuti perlombaan ini, selain ingin buktikan
kepada orangtua,aku pun memliki niat yang baik yang tak dapat kuceriitakan
disini. Katakanlah perlombaan ini hanya
tingkat kabupaten , tapi aku berharap jika aku menang dan dapat memperoleh
hadiah tersebut maka niat ku akan terlaksana. Sebelum informasi perlombaan ini
ku dengar, niat baik ini sebenarnya ingin sekali aku laksanakan, namun apa daya
tangan tak sampai, aku hanyalah seorang pelajar yang tak dapat berbuat apa-apa
dan karena sebuah do’a, Allah memudahkan jalanku ukuntuk dapat melaksanakan
niat ini.
Inilah jalan yang allah
tunjukkan..
Allah telah memudahkan jalanku
dari do’a-do’a yang telah ku panjatkan, sekarang tinggal bagaimana aku
melewatinya. jika dari do’a aku di tunjukkan jalannya, maka dengan ikhtiar aku
harus melewatinya. ya belajarlah ikhtiarku. Sepulang sekolah setelah sholat
ashar, aku membaca apa yang harus ku pelajari. Ya walaupun aku tahu semuanya
begitu mendadak dan tak mungkin semuanya dapat ku pelajari. Dari persiapan yang
begitu mendadak , namun aku tetap harus optimis demi niat ini.
Usaha demi usaha kami
lakukan. Aku dan ke-2 temanku tiba di
sekolah, karena ku kira kami akan berangkat di antar oleh pihak sekolah, namun
karena kondisi yang saat itu tak mendukung dikarenakan semua sedang sibuk,
alhasil kami harus pergi tanpa pendamping, belum lagi alamat yang kami tuju
tidak kami ketahui sama sekali, sehingga kami harus mencari-cari alamat. Namun
karen allah, akhirya kami tiba di tempat walaupun agak sedikit telat :’)
Dan inilah jawaban atas semua
do’a dan usaha. Kami berhasil hingga di grand final, walaupun hanya dapat juara
3. Tapi jujur, kami begitu envy dengan sekolah lain yang didampingi oleh guru
mereka. Tapi tak apalah, dengan sedikit rasa sedih setidaknya kami dapa
memberikan sedikit “oleh-oleh” dari apa yang telah kami laksanakan ..
Arnila, me, and Anisyah :)
Tanpa ridho allah, mungkin allah
takkan menizinkan aku dan teman-temanku berhasil membawa piala serta hadiah
yang nantinya dapat membantuku melaksanakan niat baik ini :’) terimaksih ya
allah, dan terimakasih pula atas jalan yang kau berikan melalui perantara
guruku :’)
pesan ku untuk kalian, memintalah
kepada allah niscaya allah akan memberi serta setting lah niat baik kalian dari
sekarang yang selalu diimbangi dengan do’a dan ikhtiar, percayalah allah maha
mendengar, maha penyayang dan maha pengasih :’)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar